Lupa Kata Sandi


Silakan masukkan email Anda!

kitakerja logo

Login untuk melanjutkan

Email

Kata Sandi

atau

Belum Memiliki Akun?Daftar Sekarang
kitakerja logo

Gaji Naik Tapi Hidup Tetap Berat? Fenomena Baru Pekerja Urban

Admin

05 Januari 2026

15

Gaji Naik Tapi Hidup Tetap Berat? Fenomena Baru Pekerja Urban
Gaji Naik Tapi Hidup Tetap Berat? Fenomena Baru Pekerja Urban - Pernah merasa gaji sudah naik, tapi hidup tetap terasa berat? Jika iya, kamu tidak sendiri. Fenomena ini semakin umum di kalangan pekerja urban—mereka yang tinggal di kota besar dengan biaya hidup tinggi. Naik gaji seharusnya memberi rasa lega, tapi kenyataannya, banyak orang tetap merasa “gaji habis sebelum bulan berakhir”.

Mengapa hal ini terjadi?

1. Biaya Hidup Meningkat Lebih Cepat dari Gaji

Di kota besar, inflasi harga kebutuhan pokok, transportasi, hingga sewa rumah kerap lebih cepat naik daripada kenaikan gaji. Jadi, meskipun slip gaji menunjukkan angka lebih tinggi, daya beli sebenarnya bisa tetap sama atau bahkan menurun.
Contohnya: naik gaji 10% tapi sewa rumah naik 20%, otomatis tidak ada ruang lebih untuk tabungan atau hiburan.

2. Gaya Hidup Mengikuti Gaji

Fenomena ini sering disebut “lifestyle creep”. Saat gaji naik, banyak orang tanpa sadar meningkatkan pengeluarannya: makan di luar lebih sering, beli gadget terbaru, ikut kelas fitness mahal, atau upgrade kendaraan. Hasilnya, kenaikan gaji terasa seperti “hilang begitu saja”.

3. Utang dan Cicilan Menumpuk

Kredit rumah, mobil, hingga kartu kredit sering menjadi teman pekerja urban. Naik gaji kadang justru dimanfaatkan untuk menambah cicilan atau membayar bunga, bukan untuk membangun kestabilan finansial. Akibatnya, meskipun pendapatan meningkat, beban hidup tetap berat.

4. Tekanan Psikologis dan Kompetisi Sosial

Di era media sosial, hidup orang lain selalu terlihat lebih “sukses”. Hal ini membuat pekerja urban merasa harus mengikuti standar tertentu—bukan untuk kenyamanan, tapi untuk status. Akhirnya, uang yang seharusnya bisa menenangkan hidup, justru dipakai untuk menjaga citra.

Gaji Naik Tapi Hidup Tetap Berat? Fenomena Baru Pekerja Urban

5. Kurangnya Perencanaan Finansial

Tidak sedikit orang hanya fokus bekerja dan menerima gaji, tanpa perencanaan keuangan jangka panjang. Tanpa anggaran, tabungan, atau investasi, gaji yang naik bisa terasa cepat habis, padahal sebenarnya ada peluang untuk membuat hidup lebih nyaman.

Kenaikan gaji tidak lagi menjadi jaminan kesejahteraan. Dunia kerja modern menuntut lebih dari sekadar nominal gaji:

  • Pekerja perlu literasi finansial

  • Perusahaan mulai menawarkan benefit non-gaji seperti fleksibilitas kerja dan dukungan kesehatan mental

  • Kesadaran akan keseimbangan hidup semakin penting

Ini juga menunjukkan bahwa hidup di kota besar bukan hanya soal pendapatan, tapi kemampuan mengelola pengeluaran, menyesuaikan gaya hidup, dan menjaga kesehatan mental.

Naik gaji memang penting, tapi itu bukan satu-satunya faktor penentu kenyamanan hidup. Pekerja urban perlu pandai menyeimbangkan antara pendapatan, pengeluaran, gaya hidup, dan investasi diri sendiri. Hanya dengan strategi ini, “gaji naik tapi hidup tetap berat” bisa diubah menjadi “gaji naik, hidup lebih stabil dan nyaman”.

Baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/skill-gratis-dari-internet-yang-nilainya-setara-pengalaman-kerja-bertahun-tahun/

profile photo