Lupa Kata Sandi
Silakan masukkan email Anda!
Kalau Baru Lulus, Jangan Lakukan Ini di 6 Bulan Pertama Kerja

Bukan karena tidak pintar, tapi karena belum terbiasa dengan realita kerja. Agar kamu tidak jatuh ke lubang yang sama, berikut hal-hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan di 6 bulan pertama kerja.
1. Jangan Langsung Merasa Sudah “Paling Tahu”
Ilmu dari kampus memang penting, tapi dunia kerja punya logika yang berbeda. Proses, budaya, dan dinamika tim tidak selalu bisa dijelaskan lewat teori.
Datanglah dengan sikap belajar, bukan membuktikan diri paling benar. Bertanya bukan tanda bodoh, justru menunjukkan kamu ingin berkembang. Orang yang cepat dipercaya biasanya bukan yang paling pintar bicara, tapi yang mau mendengarkan.
2. Jangan Terlalu Diam Demi “Aman”
Banyak karyawan baru memilih diam karena takut salah. Padahal terlalu pasif bisa membuatmu dianggap tidak tertarik atau tidak peduli.
Berani bicara bukan berarti sok jago. Sampaikan pendapat dengan sopan, ajukan ide dengan rendah hati, dan aktif dalam diskusi. Kantor menghargai kontribusi, bukan sekadar kehadiran.
3. Jangan Bandingkan Dirimu Terus dengan Orang Lain
Melihat rekan kerja lebih cepat menguasai tugas atau lebih sering dipuji atasan memang bisa bikin minder. Tapi membandingkan diri terus-menerus hanya akan menguras energi.
Setiap orang punya ritme belajar berbeda. Fokus pada progresmu sendiri: hari ini lebih paham dari kemarin, minggu ini lebih rapi dari minggu lalu. Itu sudah cukup.
4. Jangan Terlalu Mengeluh, Apalagi di Awal
Capek, bingung, dan stres itu wajar. Tapi 6 bulan pertama adalah fase observasi — bukan hanya kamu menilai kantor, tapi kantor juga menilai kamu.
Terlalu sering mengeluh, apalagi ke orang yang salah, bisa membentuk citra negatif. Jika ada masalah, sampaikan secara solutif, bukan emosional.
Kalau Baru Lulus, Jangan Lakukan Ini di 6 Bulan Pertama Kerja
5. Jangan Langsung Menuntut Segalanya Ideal
Pekerjaan pertama jarang sempurna. Bisa jadi tugasnya monoton, gajinya belum sesuai harapan, atau atasanmu tidak seperti yang kamu bayangkan.
Alih-alih kecewa, gunakan 6 bulan pertama untuk mengumpulkan pengalaman, memahami sistem, dan membangun reputasi. Karier itu maraton, bukan sprint.
6. Jangan Abaikan Etika Kerja Kecil
Datang tepat waktu, membalas pesan dengan sopan, mencatat instruksi, dan menepati janji mungkin terlihat sepele. Tapi justru hal-hal inilah yang paling cepat dinilai atasan.
Skill bisa diajarkan, tapi sikap kerja sulit diubah. Banyak orang gagal bukan karena tidak mampu, tapi karena dianggap tidak bisa diandalkan.
Tidak ada fresh graduate yang langsung jago. Yang membedakan adalah siapa yang mau belajar, bertahan, dan memperbaiki diri.
Jangan takut salah, tapi takutlah tidak belajar dari kesalahan. Jika kamu bisa melewati 6 bulan pertama dengan sikap yang tepat, fondasi kariermu akan jauh lebih kuat ke depannya.
Karena di dunia kerja, yang bertahan bukan selalu yang paling hebat — tapi yang paling mau berkembang.
Baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/interview-sekarang-bukan-lagi-soal-jawaban-tapi-cara-kamu-diam/
Artikel Sebelumnya
Interview Sekarang Bukan Lagi Soal Jawaban, Tapi Cara Kamu Diam