Lupa Kata Sandi


Silakan masukkan email Anda!

kitakerja logo

Login untuk melanjutkan

Email

Kata Sandi

atau

Belum Memiliki Akun?Daftar Sekarang
kitakerja logo

Kalau Masih Kerja Seperti Ini, Karier Bisa Tertinggal

Admin

06 Januari 2026

10

Kalau Masih Kerja Seperti Ini, Karier Bisa Tertinggal
Kalau Masih Kerja Seperti Ini, Karier Bisa Tertinggal - Dunia kerja terus bergerak maju, tetapi tidak semua orang ikut melangkah. Banyak profesional merasa sudah bekerja keras, datang paling pagi, pulang paling malam, dan menyelesaikan semua tugas dengan baik. Namun kenyataannya, kerja keras saja tidak lagi menjamin perkembangan karier. Jika cara kerja tidak ikut berubah, karier justru bisa tertinggal tanpa disadari.

Bukan karena kurang pintar atau malas, melainkan karena dunia kerja saat ini menuntut pendekatan yang berbeda dari masa lalu.

Salah satu tanda paling umum karier mulai stagnan adalah terjebak dalam rutinitas yang sama bertahun-tahun. Tugas diselesaikan dengan cara yang itu-itu saja, tanpa upaya memperbarui keterampilan atau mencari tantangan baru.

Padahal, industri terus berkembang. Teknologi berubah, cara kerja berevolusi, dan kebutuhan perusahaan ikut bergeser. Ketika seseorang hanya fokus menyelesaikan pekerjaan hari ini tanpa memikirkan relevansi ke depan, perlahan ia akan tertinggal oleh mereka yang aktif belajar dan beradaptasi.

Banyak orang bekerja sangat sibuk, tetapi hasil kerjanya kurang terlihat. Semua tugas dikerjakan, semua permintaan atasan dipenuhi, namun kontribusinya tidak memberikan nilai tambah yang signifikan.

Di era sekarang, perusahaan tidak hanya menilai siapa yang paling sibuk, tetapi siapa yang paling berdampak. Pekerja yang mampu memecahkan masalah, meningkatkan efisiensi, atau membawa ide baru akan lebih diperhatikan dibandingkan mereka yang hanya menjalankan instruksi.

Jika pekerjaan hanya berputar pada rutinitas administratif tanpa inisiatif, karier akan sulit berkembang.

Kalau Masih Kerja Seperti Ini, Karier Bisa Tertinggal

Perubahan sering kali terasa tidak nyaman. Alat kerja baru, sistem baru, atau metode baru bisa membuat sebagian orang memilih bertahan dengan cara lama. Sayangnya, sikap ini justru berisiko besar.

Dunia kerja modern menuntut kecepatan belajar. Mereka yang menolak perubahan biasanya akan tertinggal, bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak mau mencoba. Sementara itu, rekan kerja yang lebih adaptif akan melaju lebih cepat dan mengambil peran strategis.

Loyalitas memang penting, tetapi tidak lagi menjadi satu-satunya faktor penentu perkembangan karier. Bertahan lama di satu perusahaan tanpa peningkatan keterampilan atau tanggung jawab sering kali membuat posisi seseorang tidak berkembang.

Perusahaan saat ini lebih menghargai nilai yang dibawa, bukan lamanya masa kerja. Tanpa peningkatan kompetensi, loyalitas justru bisa berubah menjadi stagnasi.

Karier bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga tentang bagaimana seseorang dikenal di lingkungan profesional. Banyak orang bekerja dengan baik, tetapi nyaris tidak dikenal di luar lingkaran kecilnya.

Tidak membangun relasi, enggan berbagi wawasan, atau terlalu pasif dalam diskusi membuat potensi seseorang tidak terlihat. Di dunia kerja modern, personal branding bukan soal pamer, melainkan soal menunjukkan nilai dan keahlian secara sehat.

Kalau Masih Kerja Seperti Ini, Karier Bisa Tertinggal

Rasa aman sering kali menjadi jebakan. Jabatan tetap dan penghasilan stabil bisa membuat seseorang berhenti berkembang. Padahal, perubahan bisnis, otomatisasi, dan efisiensi perusahaan bisa datang kapan saja.

Mereka yang terus mengembangkan diri akan lebih siap menghadapi perubahan, sementara yang terlalu nyaman berisiko tertinggal saat kondisi berubah secara tiba-tiba.

Kabar baiknya, ketertinggalan bukan sesuatu yang permanen. Selama ada kesadaran dan kemauan untuk berubah, karier masih bisa diarahkan kembali. Mulai dari hal sederhana: belajar keterampilan baru, lebih proaktif, terbuka terhadap perubahan, dan berani keluar dari zona nyaman.

Bekerja keras tetap penting, tetapi bekerja cerdas, adaptif, dan relevan jauh lebih menentukan di era sekarang.

Jika masih bekerja dengan pola lama di dunia yang sudah berubah, karier memang berisiko tertinggal. Bukan karena kurang usaha, tetapi karena cara kerjanya tidak lagi sejalan dengan kebutuhan zaman.

Karier bukan soal siapa yang paling lama bertahan, melainkan siapa yang paling mampu beradaptasi. Mengubah cara kerja hari ini bisa menjadi langkah kecil yang menentukan masa depan profesional Anda.

Baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/fenomena-career-reset-mengapa-banyak-profesional-berani-mulai-dari-nol/
profile photo