Lupa Kata Sandi
Silakan masukkan email Anda!
Karier Bukan Tangga, Tapi Papan Catur: Cara Bermainnya di Dunia Kerja Modern

Bidak Kecil Bisa Menentukan Permainan
Di papan catur, pion sering diremehkan. Padahal, pion yang konsisten melangkah bisa berubah menjadi ratu. Hal yang sama terjadi di dunia kerja. Karyawan yang terlihat “biasa saja” namun:Bukan Soal Cepat, Tapi Tepat
Di tangga karier, siapa yang paling cepat naik dianggap paling sukses. Di papan catur, terburu-buru justru berbahaya. Salah langkah sedikit saja, permainan bisa berakhir. Karier modern menuntut kesadaran diri:Melihat Papan, Bukan Hanya Langkah Sendiri
Pemain catur yang baik tidak hanya fokus pada bidaknya sendiri. Ia membaca keseluruhan papan. Begitu pula di dunia kerja. Memahami arah industri, budaya perusahaan, dinamika tim, hingga tren teknologi menjadi bagian penting dari strategi karier. Mereka yang hanya fokus pada tugas hari ini sering tertinggal oleh mereka yang memahami ke mana permainan sedang bergerak.Karier Bukan Tangga, Tapi Papan Catur: Cara Bermainnya di Dunia Kerja Modern
Tidak semua kemenangan diraih hari ini. Ada langkah yang baru terasa manfaatnya bertahun-tahun kemudian. Mengembangkan soft skill, membangun reputasi, menjaga relasi profesional—semuanya seperti menyiapkan papan untuk permainan besar di masa depan. Di dunia kerja modern, karier bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, tapi siapa yang bertahan, belajar, dan terus menyesuaikan diri. Jika kamu masih menganggap karier sebagai tangga, mungkin kamu akan frustrasi saat harus turun atau berbelok. Tapi ketika kamu melihatnya sebagai papan catur, setiap langkah—sekecil apa pun—punya arti. Bukan soal seberapa tinggi kamu berdiri hari ini, tapi seberapa cerdas kamu memainkan peranmu di setiap fase permainan. Karena di dunia kerja modern, yang menang bukan yang paling cepat naik, melainkan yang paling paham cara bermain.Baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/bekerja-tidak-lagi-menjanjikan-kepastian/
Artikel Sebelumnya
Bekerja Tidak Lagi Menjanjikan Kepastian
Artikel Berikutnya
Dunia Kerja Modern Tidak Menghargai Kesempurnaan, Tapi Kemajuan