Lupa Kata Sandi
Silakan masukkan email Anda!
The Professional Footprint: Apa yang Tertinggal setelah Kita Selesai Mengerjakan Sesuatu?

Padahal, pekerjaan hampir selalu meninggalkan sesuatu.
Bisa berupa cara kerja baru, pengetahuan yang dibagikan, hubungan dengan tim lain, dokumen yang membantu orang berikutnya, atau bahkan masalah kecil yang baru terlihat setelah pekerjaan tersebut selesai.
Inilah yang bisa disebut sebagai professional footprint: jejak yang ditinggalkan seseorang melalui pekerjaan yang pernah ia lakukan.
Bayangkan seseorang menyelesaikan sebuah proyek lalu langsung berpindah ke pekerjaan berikutnya.
Secara administratif, tugasnya memang selesai. Namun, bagaimana jika orang lain masih bingung menggunakan hasil proyek tersebut? Bagaimana jika tidak ada dokumentasi? Atau ada keputusan penting yang hanya diketahui oleh orang yang mengerjakan proyek tersebut?
Artinya, pekerjaan tersebut selesai di satu sisi, tetapi masih meninggalkan pekerjaan di sisi lain.
Sebaliknya, seorang profesional bisa meninggalkan sesuatu yang jauh lebih berguna. Ia membuat dokumentasi sederhana, menjelaskan proses kepada tim, atau menyusun hasil pekerjaan agar mudah dilanjutkan.
Pekerjaannya mungkin sudah selesai, tetapi manfaatnya masih berjalan.
Professional footprint juga tidak harus berupa pencapaian spektakuler.
Kadang jejak tersebut justru muncul dari hal-hal kecil.
Cara seseorang membuat dokumen lebih mudah dipahami. Cara ia menyusun informasi. Cara ia menjelaskan masalah kepada rekan kerja. Bahkan kebiasaan untuk meninggalkan pekerjaan dalam kondisi yang rapi sehingga orang berikutnya tidak perlu mengulang dari awal.
Hal-hal seperti ini jarang masuk ke CV.
Namun, orang-orang yang pernah bekerja bersama kita biasanya akan mengingatnya.
Karena pada akhirnya, seseorang tidak hanya dinilai dari apa yang berhasil ia selesaikan, tetapi juga dari apa yang menjadi lebih baik setelah ia mengerjakannya.
The Professional Footprint: Apa yang Tertinggal setelah Kita Selesai Mengerjakan Sesuatu?Setelah menyelesaikan pekerjaan, kebanyakan orang mungkin bertanya, “Sudah selesai atau belum?”
Ada satu pertanyaan lain yang sebenarnya tidak kalah penting:
“Apa yang tertinggal setelah saya selesai?”
Apakah orang lain menjadi lebih mudah melanjutkan pekerjaan? Apakah ada pengetahuan baru yang bisa digunakan kembali? Apakah proses menjadi lebih jelas? Atau justru pekerjaan tersebut meninggalkan kebingungan yang harus dibereskan orang lain?
Pertanyaan ini membantu seseorang melihat pekerjaannya dari sudut yang lebih luas.
Karena profesionalisme bukan hanya tentang menyelesaikan sesuatu dengan baik, tetapi juga tentang memahami dampak yang tertinggal setelah kita pergi.
Pada akhirnya, pekerjaan mungkin selesai dalam satu hari, tetapi jejaknya bisa bertahan jauh lebih lama.
Dan sering kali, justru jejak kecil itulah yang menunjukkan seperti apa seseorang sebenarnya bekerja. baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/the-work-relevance-test-ketika-profesional-perlu-bertanya-apakah-pekerjaan-ini-masih-dibutuhkan/